Kamis, 16 Agustus 2018

Upacara Peringatan Hari Jadi Pemkab Mojokerto ke-723

Bupati Mojokerto : Formulasikan Strategi Pembangunan Secara Tepat

Selasa, 10 Mei 2016 11:24:21 WIB
Reporter : Misti P.
Bupati Mojokerto : Formulasikan Strategi Pembangunan Secara Tepat

Mojokerto (beritajatim.com) - Puncak perayaan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-723 tahun 2016, ditandai dengan upacara di halaman kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Senin (9/5/2016).  Dengan mengangkat tema 'Ayo Kerja dengan Meningkatkan Kualitas Aparatur yang Bersih, Profesional dan Peduli Kepada Masyarakat', bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa.

Upacara peringatan Hari Jadi dibuka dengan penampilan sendra tari kolosal yang menceritakan sejarah Raden Wijaya yang dinobatkan sebagai raja pertama Kerajaan Majapahit. Sendra tari ini dimainkan oleh puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kabupaten Mojokerto. Hari Jadi yang ditetapkan jatuh pada tanggal 9 Mei 1293, berakar dari sejarah penaklukan Pasukan Tar-Tar Cina oleh Raden Wijaya.

Ketua panitia acara sekaligus Asisten Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Jazuli dalam laporannya menjelaskan, jika upacara hari jadi tersebut merupakan satu dari tiga pokok inti acara. "Kegiatan pokok Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-723 adalah Rapat Paripurna Istimewa DPRD, upacara peringatan hari Jadi dan ziarah makam para bupati terdahulu," ungkapnya.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD tahun 2016 sendiri, digelar di Graha Wichesa Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto pada Rabu (4/5/2016) lalu. Rapat Paripurna Istimewanl DPRD tersebut digelar untuk penyatuan dan memperkuat formasi pemerintahan dalam membangun Kabupaten Mojokerto. Sejumlah kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto juga digelar Pemkab Mojokerto.

Diantaranya, kesenian Bantengan, tari Bedoyo Majapahit, semaan Alquran yang diikuti 1200 orang hafidz-hafidzah, peresmian proyek-proyek penting yang dipusatkan di Kecamatan Gondang, Pemilihan Duta Wisata Gus dan Yuk, Pesta Rakyat di Terminal Pungging, Ngonthel Bareng Bumi Majapahit, Festival Perahu Majapahit, Festival Sego Jagung Sambel Wader dan hiburan musik orkes melayu.

Bupati didampingi sang istri, Ikfina Mustofa Kamal Pasa serta Wakil Bupati (wabup), Pungkasiadi dan istri menyampaikan rasa syukur dalam sambutannya. Bupati berharap agar penyelenggaraan pemerintah dan pelaksanaan pembangunan, mampu meningkatkan kualitas pelayanan, taraf perekonomian serta kesejahteraan rakyat.

"Menghadapi konstelasi sosial, politik, dan ekonomi skala lokal atau nasional termasuk diberlakukannya MEA, kita harus mampu menjawab tantangan dan masalah di masyarakat secara realistis dan operatif. Moment Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-723, mari kita formulasikan langkah dan strategi pembangunan yang tepat dan menunjang kemajuan tata kelola pemerintahan daerah," katanya.

Keberhasilan pelaksanaan pembangunan yang dimotori Pemkab Mojokerto, kian menebar atmosfer postif dan optimisme masyarakat. Bupati berharap kepada para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar bekerja lebih keras dan mengoptimalkan kinerja. Peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-723, sebagai moment untuk lebih memacu diri dan bersemangat dalam mengabdi dan membangun Kabupaten Mojokerto lebih baik.

Usai upacara, Bupati dan jajaran berziarah ke pusara 10 orang mantan Bupati Mojokerto di empat lokasi, yaitu Makam Pekuncen, Taman Makam Pahlawan (TMP) Gajahmada, Makam Kertosuman dan Makam Kromojayan.[tin/adv]

Komentar

?>