Advertorial

Reyog Jazz 2019, Hadirkan Musisi Ternama

Bupati Ipong Muchlissoni dan istrinya bersama dengan panitia reyog jazz Ponorogo.(foto : Endra Dwiono).

Ponorogo (beritajatim.com) – Alunan musik jazz dalam Reyog Jazz Ponorogo akan kembali tersaji di destinasi wisata telaga Ngebel. Gelaran festival jazz yang kedua di bumi reyog ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 11-12 Oktober 2019.

”Reyog jazz merupakan media untuk mengapresiasi musik jazz untuk bisa eksis di Ponorogo,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Rabu (2/10/2019).

Selain itu reyog jazz juga sebagai sarana yang efektif untuk memperkenalkan Ponorogo dikancah nasional maupun internasional, lewat keelokan jazz berpadu dengan keindahan telaga diatas bukit. Dia meyakini musik jazz merupakan sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan suatu daerah. Maka tidak heran jika festival atau event musik jazz diadakan diberbagai tempat.

”Telaga Ngebel yang berada diatas bukit ditonjolkan sebagai bagian untuk menjadi daya tarik. Sehingga orang juga akan mengingat telaganya, bukan hanya musik jazznya,” katanya.

Ipong menambahkan jika festival jazz ini akan dikolaborasikan dengan reyog yang alunan musiknya cukup dinamis dan seru. Jadi, kata Ipong bukan hanya tariannya saja ,namun juga penggabungan musik jazz dengan penari, dan pemain musim reyog.

”Nanti akan ada kejutan, ada kolaborasi budaya bukan hanya reyog tapi juga kesenian lokal Ponorogo lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu Agus Setiawan Basuni, founder sekaligus festival director reyog jazz Ponorogo mengungkapkan akan menghadirkan Fariz RM Anthology yang terdiri dari Fariz RM sebagai keyboard dan vokal bersama dengan Adi Darmawan (bass), Eddy Syakroni (drummer) dan perkusionis nomor wahid Indonesia Iwan Wiradz.

”Dan juga masih banyak lagi musisi jazz tanah air yang akan tampil di reyog jazz Ponorogo,” katanya.

Mengenai tiket masuk, Agus mengungkapkan jika gelaran festival jazz di bumi reyog ini gratis. Penonton yang ingin hadir menonton, cukup mengunduh undangan gratisnya lewat website www.reyogjazz.com.

”Dengan model undangan seperti itu, kita jadi tahu penontonnya nanti dari mana saja asalnya,” pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar